Menulis dan Berbisnis

Home » Menulis dan Berbisnis

Mengambil salah satu nasehat Marketing guru, Seth Godin yang mengatakan :

Spread Your Idea, sebarkan idemu

maka satu aktivitas yang pas untuk mengeksekusi pesan itu adalah menulis. Kenapa menulis ? bukankah membuat film, merekam suara kita atau membuat sebuah desain gambar itu juga bertujuan mengenalkan ide-ide kita ? benar sekali, semua itu adalah satu kesatuan yang saling memperkuat. Namun semua itu akan menjadi kuat tertancap dibenak masyarakat tatkala kita menjadikan tulisan sebagai fondasinya.

Sejak Allah menciptakan manusia yaitu Nabi Adam dan Hawa nenek moyang kita hingga Nabi terakhir, Nabi akhir zama yaitu Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Alquran menceritakan semua kisah-kisahnya dalam berbagai Firman Allah. Ini menjadi bukti bahwa fondasi awal yang diberikan Allah kepada manusia untuk kebutuhan interaksi, komunikasi dan belajar dari sejarah umat manusia terdahulu adalah melalui cerita yang dituliskan.

Dalam QS Albaqarah ayat 30 Allah berfirman :

“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”

Dalam QS al-A’raaf ayat 11 Allah juga berfirman :

Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: “Bersujudlah kamu kepada Adam”; maka mereka pun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud.

Dari dua contoh ini apabila kita coba ambil pelajarannya, maka Allah telah memberikan pijakan dasar untuk kita hambaNya, bahwa aktivitas menulis adalah alat yang sangat efektif dalam menyebarkan ide-ide pemikiran kepada manusia lainnya, karena manusia membutuhkan partner manusia lainnya agar ide dan pemikirannya berjalan.

Jadi kegiatan menulis erat kaitannya dengan membaca. Membaca apa ? membaca Firman-firman Allah yang di dalamnya lengkap berisi panduan-panduan kehidupan manusia termasuk berbisnis. Semakin rajin, rutin kita membaca tanda-tanda dalam Alquran juga membaca ayat-ayat kauniyah di alam semesta maka akan semakin cerdas kita dan akan semakin memahami maksud-maksud Allah menciptakan makhlukNya. Menulis adalah fondasi dan sumber dari fondasi kita adalah Alquran dan Sunnah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Jadikanlah keduanya panduan pula saat kita melakukan aktivitas bisnis.

Marak saat ini ketika orang mulai mau memasarkan dagangannya adalah mereka menyebar sebuah kalimat hingga beberapa paragraf kemudian menyebarkannya ke berbagai grup WA, grup telegram. Ada juga yang langsung ke sasaran dengan cara japri, wapri, telepri ke teman atau bahkan orang lain yang belum dikenalnya.

Bukan hendak membahas cara dan metode pemasaran yang baik, hanya ingin menunjukkan, inilah upaya manusia berkomunikasi, berrelasi menawarkan ide dan pemikiran lewat produk dan jasa yang mereka buat.

Seiring berjalannya peradaban dalam bisnis, metode dan cara berdagangpun mengalami banyak perubahan. Termasuk cara-cara langsung menyebar konten dagang langsung kepada sebuah komunitas, grup atau personal saat ini adalah ilegal secara konvensi. Karena orang saat ini tidak suka dihujani berbagai macam iklan yang belum tentu mereka menginginkan barang atau jasa itu.

Tentunya melihat perkembangan itu semua, kita sebagai khalifatu fil ardh harus mau terus belajar, melihat dengan mata hati perubahan-perubahan yang terjadi, dengan tujuan agar kita mampu menyampaikan ide-ide dan pemikiran-pemikiran bisnis kita kepada orang-orang yang menjadi target kita.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak memberi manfaat kepada manusia lainnya (Al Hadits)

Scroll to Top