Tergelitik saya mendengarnya, tatkala ada seorang dosen mempertanyakan seorang ibu, kok nyekolahkan anaknya cuma belajar Alquran saja?

Mungkin maksudnya kenapa gak belajar yang lain, misalnya matematika, Fisika, Kimia.

Menurut saya, inilah logika yang terbalik yang masih saja terjadi bahkan pada seorang muslim bahkan seorang dosen yang seharusnya lebih paham. Kesuksesan saat ini dilihat ketika seorang anak itu menjadi dokter, ahli fisika, ahli kimia, ahli bikin pesawat.

Gak salah juga sih, memang Islam mengajarkan agar umatnya mampu memanfaatkan apa yang ada di dunia untuk kebutuhannya, untuk mempermudah hidupnya di dunianya, sehingga dengan itu mampu menciptakan berbagai hal untuk kemaslahatan umat manusia. Sampai sini, anggapan itu benar.

Tapi Kalau kita terus telusuri, sebenarnya apa sih tujuan Allah menciptakan kita?

QS Adzariyaat 51:56:
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.

ayat ini adalah ruh dari hidup kita, panduannya ada di dalam Alquran dan sunnah Nabi.

Seorang dokter, dengan sentuhan sedikit saja ruh Alquran, maka dia akan berubaha menjadi seorang dokter yang rendah hati, amanah dan bertanggungjawab terhadap jabatan yang disandangnya, sebagai seorang ahli di bidang pengobatan yang membantu masyarakat banyak akan keluhan-keluhan sakitnya.

Seorang ahli pesawat terbang kita, almarhum BJ. Habibie yang mulai tersentuh ruh Alquran, mengatakan demikian:

Saya diberi kenikmatan oleh Allah SWT ilmu teknologi sehingga saya bisa membuat pesawat terbang, tapi sekarang saya tahu bahwa ilmu agama lebih manfaat untuk umat Islam. Kalau saya disuruh milih antara keduanya, maka saya akan memilih ilmu agama,” tutur BJ Habibie dalam pidatonya ketika melakukan kunjungan di Kairo, Mesir.

Hanya dengan sentuhan satu-dua ayat Alquran, banyak ilmuwan yang tersadarkan akan hakekat hidup dan kehidupannya juga terhadap keilmuannya selama ini. Tidak harus menjadikan dia seorang ahli tafsir, ahli fiqih namun sedikit saja kandungan Alquran diungkap bisa membuat seseorang ‘alim menjadi semakin taqwa. Itulah mukjizat Alquran, panduan Allah kepada semua hambaNya.

Jangan pernah lagi kita mengatakan, kok cuma belajar Alquran saja, gak belajar yang lain. Pertanyaan ini pertanda ada kerusakan di dalam agama kita, ada yang pemahaman yang hilang di dalam kita ber-Islam. Justru dengan belajar Alquran, maka apapun dan siapapun kita akan terbimbing ke jalan kesejatian sebagai seorang hamba yang lemah dan tak berdaya di hadapan Tuhannya. Setinggi apapun ilmu kita, menjadi tak berarti apa-apa jika kita tak mengenal Tuhan kita, tidak mengenal kenapa dan untuk apa kita diciptakan. Dengan agamalah Allah memberi kita pengetahuan tujuan Allah menciptkan kita dan membimbing kita menjadi orang yang tetap santun, rendah hati, tidak merasa hebat dari orang lain karena yang hebat itu hanyalah Yang Maha Hebat, Allah Subhaanahu Wa ta’alaa.

Terus tingkatkan ketaqwaan kita kepada Allah, baca dan kaji terus Alquran maka kita akan semakin banyak mendapatkan keajaiban-keajaiban yang ada di dalam Alquran yang terungkap.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak memberi manfaat kepada manusia lainnya (Al Hadits)

Scroll to Top