Pikiran (Mind)

Mind (Pikiran)
Oleh : Christian, CCP, CPP, CTP

Saya tahu sebagian besar dari kita pasti sering mendengar ‘pikiran sadar’, ‘pikiran bawah sadar’ atau bahkan ‘pikiran tidak sadar’. Sampai-sampai Cak Lontong menyuruh kita untuk “MIKIR”.

Ada apa dengan pikiran? Apa yang sedang Anda pikirkan?

Pikiran sadar dan bawah sadar kita itu seperti ‘iceberg’, gunung es di lautan. Bagian atasnya adalah pikiran sadar.
Bagian bawahnya itu pikiran bawah sadar. Ini menurut Sigmund Freud. Sekedar mengingatkan, Sigmund Freud ini yang juga terkenal sebagai neurologist (keilmuan sistem syaraf) dan sekaligus sebagai pencipta psikoanalis (studi fungsi dan perilaku psikologis manusia).

Jika kita lihat gunung yang menjulang ke atas diibaratkan pikiran sadar, dan yang menjulang ke bawah (bahkan berkali-kali lipat lebih tinggi) diibaratkan pikiran bawah sadar kita. Dari gambar tersebut pun kita sudah melihat seberapa besar pengaruh pikiran bawah sadar terhadap kita.

Di dalam pikiran bawah sadar terdapat pula potensi-potensi diri kita yang terpendam. Banyak kasus yang membuktikan mengenai potensi terpendam ini, misalnya seorang nenek yang mampu mendobrak tembok ketika terjadi kebakaran, seseorang yang tiba-tiba cepat sukses dalam kondisi terjepit, tiba-tiba kita mampu melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak mungkin kita bisa lakukan dan masih banyak lainnya.

Dari contoh-contoh diatas, seakan kita tidak mampu mengontrol kapan potensi bawah sadar muncul. Namun, sebenarnya dengan kita menurunkan level kesadaran maka pikiran bawah sadar akan aktif.

Beberapa cara yang biasa digunakan untuk mengaktifkan bawah sadar adalah meditasi, ritual keagamaan, hipnosis dan lain-lain.

A. Pikiran sadar manusia (Conscious Mind)

Adalah proses pemikiran yang Anda sadari dan dapat Anda kendalikan. Contohnya jika Anda ingin memilih menu makanan. Kita memilih mana yang ingin kita makan berdasarkan logika sadar kita, contohnya berdasarkan waktu makan, budget (dana) untuk makan dan lain sebagainya.

Dan pemilihan berdasarkan kesadaran itu pun juga terpengaruh dengan data-data yang ada di dalam memori pikiran kita. Jadi logika kita pun akan berbeda-beda berdasarkan dengan pengalaman yang tersimpan dalam memori pikiran.

Inilah proses yang terjadi di dalam pikiran sadar kita, Pikiran sadar mengenali informasi yang masuk dari sensor tubuh ( baca – panca indera), kemudian ia membandingkan dengan isi memori kita, selanjutnya ia menganalisa informasi tersebut, terakhir ia memutuskan respon apa yang dilakukan terhadap informasi tersebut.

B. Pikiran bawah sadar (Subconscious Mind)

Adalah proses pemikiran yang bertolak belakang dengan pikiran sadar. Proses ini tidak melalui kendali sadar kita. Contohnya tiba-tiba Anda jatuh cinta pada seseorang, atau tiba-tiba saja Anda sangat ingin sekali makan bakso. Dan jika ditanya pun Anda akan menjawab tidak tahu alasan dari tindakan Anda itu. Karena memang pikiran sadar Anda tidak ikut campur dalam pemilihan proses itu.

Apa yang di lakukan pikiran bawah sadar sebenarnya tidak sepenuhnya terjadi di luar kendali kita. Karena isi pikiran bawah sadar adalah program-program ataupun data yang dahulu kita masukkan ke dalam bawah sadar kita.

Sebagai contoh Anda ditanya mengapa Anda menyukai warna merah (atau warna apapun), dan Anda tidak tahu jawabannya. Namun mungkin saja dahulu Anda dinasihati oleh kakek Anda bahwa kita harus menjadi orang yang berani. Dan terbentuklah sebuah belief (keyakinan) =>
berani adalah sifat yang baik serta memiliki value (nilai) tinggi di dalam pikiran Anda.

Belief system (keyakinan) ini yang menjadi pertimbangan kita dalam melakukan semua hal.

Setiap warna memiliki konsep pengertiannya masing-masing. Dan yang melambangkan ke-beranian oleh pikiran bawah sadar Anda adalah warna merah, hal ini mungkin dikarenakan data-data yang kita dapatkan sehari-hari.
Misal, warna merah bendera melambangkan ke-beranian. Merah seperti warna darah melambangkan pengorbanan. Dan orang yang berkorban adalah orang yang berani.

Hal ini adalah contoh sederhana bagaimana pikiran bawah sadar kita menentukan warna kesukaan. Semua proses itu tidak kita sadari. Dan tentunya semua orang mengalami hal ini dalam model yang berbeda-beda.

Pikiran bawah sadar kita juga yang hampir menentukan semua pilihan dan keputusan kita selama ini. Pasangan hidup kita, rumah, kendaraan, pekerjaan, investasi, hampir semua. Apa saja yang diproses dalam pikiran bawah sadar?

Biasakan menyebut “PIKIRAN” baik sadar maupun bawah sadar. Karena ada sedikit buku dan rekan yang menyebutnya “ALAM” sadar dan “ALAM” bawah sadar. Seolah-olah kita hidup di beberapa alam. Sesuai dengan aslinya dalam bahasa Inggris disebut ‘CONSCIOUS & SUBCONSCIOUS MIND’.

Kebiasaan (habit), Anda pasti merasakan bahwa kebiasaan dilakukan dengan sangat mudah dan terjadi begitu saja, dan sangat sulit melawan kebiasaan yang sudah kita tanam.

Perasaan (emotion), Emosi atau perasaan juga sulit untuk kita kendalikan secara sadar. Sangat sulit bukan menahan rasa sedih ketika ada orang terdekat meninggal misalnya? Atau marah ketika melihat orang seenaknya menyerobot antrian kita?

Ingatan Jangka Panjang (Long term memory), 2 + 2 sama dengan?

Anda langsung menjawab 4 secara spontan. Karena hal itu telah kita tanam di memori jangka panjang yang terletak di pikiran bawah sadar. Untuk merubah memori-memori ini Anda perlu masuk ke pikiran bawah sadar. Jadi kalau mau pintar berhitung atau matematika, gunakan pikiran bawah sadar ya.

Persepsi (perception)
Cara kita memandang dan memaknai segala sesuatu diproses oleh pikiran bawah sadar sesuai kebiasan, pengetahuan dan keyakinan kita. Kita bisa bilang mawar itu indah tapi teman kita bilang tidak karena berduri.
Sepertinya dia pernah tertusuk duri (mawar) sehingga memiliki persepsi yang berbeda dari kita.

Kepribadian (character)
Kepribadian terbentuk dan tertanam di dalam pikiran bawah sadar, sehingga sangat sulit bagi kita untung melenceng dari kepribadian itu. Kalau kita dikenal rapi maka di manapun dan kapanpun kita akan berpakaian rapi. Kalau kita dikenal sabar maka apa pun yang terjadi, kita tetap sabar dan tawakal.

Intuisi (Intuition)
Terkadang kita merasakan sesuatu tanpa proses berpikir logis. Orang sering mengungkapkan intuisi dalam contoh kalimat-kalimat berikut, feelingku (perasaanku) mengatakan bahwa bisnis di bidang ini akan sukses, aku kok tiba-tiba merasakan sesuatu yang buruk mengenai anakku dan lain sebagainya.
Ini kita alami dan normal.
Ada yang bilang hati nurani berbicara, insight, indera keenam…
Kita satu frame (bingkai) ya…
Ini namanya intuisi…
Rasa-rasanya koq….
Sepertinya…
Kedengarannya…
Ada sesuatu yang mengatakan pada kita tentang orang, benda atau kejadian…

Kreativitas (creativity), Anda pasti sudah menyadari bahwa proses timbulnya kreativitas tidak bisa dipaksa dengan pemikiran secara sadar.

Keyakinan (belief), Keyakinan yang tertanam dalam pikiran bawah sadar sangat menentukan bagaimana orang bersikap dan bertindak.

Cara kerja pikiran bawah sadar sesuai dengan sifat-sifat berikut ini :

a) Tidak rasional dan percaya tanpa perlu penjelasan logis
Metode ini sering digunakan oleh para marketer, untuk memanipulasi pikiran sadar kita. Contoh ada iklan, beli mobil hanya seharga Rp, 10.000. Otak sadar Anda berpikir hal itu tidak logis, tapi karena ini bermain dengan perasaan (rasa untung, rasa mewah, rasa spesial) maka bawah sadar kita yang dominan, dan percaya dengan hal itu walaupun tidak logis. Inilah mengapa beberapa orang sering kena tipu investasi bodong atau umrah harga murah bahkan mungkin miring.

b) Tidak membedakan antara realitas dan imajinasi
Ketika pikiran bawah sadar dominan, maka imajinasi pun akan kita anggap kenyataan. Bagaimana rasanya mimpi? seperti kenyataan bukan? Itu bedanya ketika Anda melamun dan ikut ke dalam lamunan Anda maka Anda bisa merasakan bahwa imajinasi itu seperti sangat nyata. Hal itu salah satu contoh bahwa antara ingatan atau pun imajinasi tidak bisa dibedakan di dalam pikiran bawah sadar.

Ada teknik hipnoterapi untuk mengobati pasien yang trauma dengan mengubah jalan cerita memori yang membuat trauma pasien tersebut. Karena dalam kondisi aktif bawah sadarnya, maka sepenuhnya Dia akan menyadari bahwa modifikasi memorinya itu merupakan kenyataan yang ia alami. Sehingga alasan yang membuat traumanya hilang. Di PNLP kami menyebut terapinya: FAST PHOBIA CURE.

c) Tidak paham konsep waktu masa lampau atau masa depan, yang ada hanya masa ‘sekarang
Karena pikiran bawah sadar tidak menyadari waktu lampau atau masa akan datang, maka untuk membuat suatu informasi masuk hindari berkata, “Saya akan bahagia” misalnya. Maka lebih baik langsung katakan, “Saya bahagia”.

d) Pintar dan memahami yang kita fokuskan
Jika Anda mengatakan, “Saya sehat dan dalam kondisi fit.” Maka pikiran bawah sadar Anda akan memerintahkan agar Anda diet jika kegemukan, makan makanan yang sehat, rajin berolahraga dan sebagainya. Yang intinya pikiran bawah sadar sudah tahu apa yang harus dilakukan jika kita membuat sebuah sugesti berupa kalimat umum.

Lantas, bagaimana cara kita menembus pikiran bawah sadar? Meng-INSTALL program-program yang bermanfaat, berdaya, menggairahkan, Meng-UNINSTALL program-program yang tidak bermanfaat, tidak memberdayakan, dan tidak memotivasi, Bisakah ?

(to be continued)

admin

Writer, business person, Developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *