Panduan Menulis

Karangan Khas (Karkhas)

Yang dimaksud dengan karangan Khas adalah tulisan orisinil dari seseorang yang bersifat deskriptif, biasanya memiliki minimal 300 kata. Isinya penuh dengan warna, santai, tulisan bersifat awet berlaku jangka panjang, merupakan karya utama. Kajiannya cukup mendalam dan yang terpenting dari itu semua adalah karangan khas mencerminkan diri si penulis.

Perbedaannya dengan berita lempang. Ciri-ciri berita lempang :
1. Tunggu berita
2. Obyektif/subyektif
3. Singkat jelas
4. Apa adanya
5. Serius
6. Sesaat
7. Karya kolektif
8. Permukaan
9. Karya biasa

Karkhas adalah artikel istimewa dengan bias Emosional untuk menggugah unsur kemanusiaan yang paling dalam (The most Human Side).

Sumber-sumber karkhas :
1. Di balik berita lempang
2. Pengalaman pribadi dengan membandingkan sesuatu
3. Wawancara pribadi
4. Hasil pengamatan, investigasi
5. Bahan-bahan tertulis, laporan penelitian
6. Kepustakaan
7. Hasil renungan
8. Mendengar dari radio
9. Pengalaman bathin
10. Reaksi emosional terhadap suatu masalah

RUMUS karkhas adalah How to begin – how to end it

Tujuan Karkhas 

1. To be read. Menghibur, mengajar, memberi tahu dan lain-lain
2. To make money
3. To share. Tentang isu-isu kepedulian ke sesama
4. To advertise. Siapa anda. Ini bisa tentang personal maupun merk/brand sebuah produk/jasa

Struktur Tulisan Karkhas

JUDUL
LEAD
TRANSISI
BODY
ENDING

JUDUL bertujuan : to advertise, to summarize. Pedoman JUDUL :
1. Mengungkap isi cerita dengan tepat
2. Mengandung kata kerja
3. Kalimat aktif, bisa juga dengan kalimat tanya
4. Jangan pakai singkatan kecuali sudah populer
5. Tidak ulangi kata yang sama dalam satu judul

LEAD bertujuan untuk :
1. Memikat pembaca
2. Memudahkan penulisan
3. Tidak terikat seperti berita lempang
4. sekitar 35 kata atau 3 setengah baris
5. Pilih data yang paling menarik

Jenis-jenis LEAD :
1. News summary lead
2. Quotation lead
3. Question lead
4. Short sentence lead
5. Contras lead
6. Analogy lead
7. Descriptive lead
8. Janus-Faced lead

Pedoman penulisan LEAD :
1. Gali apa yang paling menarik
2. Mulai dengan kata yang lunak
3. Rangkum menjadi satu kalimat (dua-tiga)
4. Jangan langsung memberi penilaian
5. Biarkan pembaca masuk ke dalam masalah
6. Gunakan kata-kata aktif

TRANSISI prinsipnya adalah :
1. Unity => seluruh cerita satu kaitan
2. Coherence => paragraf satu dan lain berkait
3. Emphasis => satu paragraf satu ide

Pedoman penulisan TRANSISI :
1. Spiral => satu paragraf bermuatan rinci
2. Blok => terdiri dari berbagai perspektif
3. Mengikuti tema => dikaitkan dengan tema tertentu

BODY adalah badannya Karkhas. Pedoman penulisan BODY :
1. PIRAMID TEGAK :
1.1. Dimulai dengan data paling lunak. Contoh :….rambutnya yang sudah putih, sudah 50 tahun menjadi penjaga hutan
1.2. Data makin lama makin penting. Contoh :….nasib yang tak pernah ceria tak pernah putus asa
1.3. Data utama. Contoh :..tantangan penjaga hutan (ending : akhir yang paling mengesankan)

2. PIRAMID TERBALIK :
2.1. Mulai dengan data paling penting. Misal :..gaya hidup anak milenial
2.2. Data kedua berikutnya. Misal :….pendidikan orangtua dan masyarakat sekitar
2.3. Data mulai lunak. Misal :…Dunia anak beranjak dewasa (ending : akhir yang mengesankan)

ENDING membuat tulisan penutup yang mengesankan sama pentingnya dengan LEAD. Ini sama dengan isi misi penulis.

Pedoman penulisan ENDING :
1. Ringkasan
2. Klimaks
3. Kilas balik
4. Kalimat tanya yang mengundang

Jenis-jenis karkhas yang biasa kita temukan sehari-hari di media :
1. Sketsa Human Interests
Di sini tulisan menekankan kepada kejadian yang lucu atau menyedihkan atau meromantiskan keseharian. Misal cerita tentang pemulung, ketabahan polantas, pernyataan visi seorang tukang becak dan sebagainya.

Pedoman penulisan Sketsa Human Interests :
1. Profil : hal-hal apa yang perlu digali, apa yang menonjol
Biodata apa yang mengesankan semasa kecil atau remaja, orang yang sangat berpengaruh dalam dirinya, proses aktualisasi diri, tantangan hidup yang dihadapi, pandangannya tentang suatu masalah sesuai bidangnya, perhatiannya terhadap hal di luar lingkungannya, konsep atau prinsip hidup, hobi dan keluarga, harapan-harapannya, ciri-ciri fisik yang menarik, pandangan orang dekatnya seperti anak, istri, anak buah, teman, hal yang melekat pada diri seperti sepatu, warna, parfum dan lain-lain, apa yang menjadi kepeduliannya untuk orang lain.
2. PARIWISATA. Hal-hal yang perlu digali :
2.1. Kelebihan atau keunikan sebagai obyek wisata
2.2. Apa yang memikat wisatawan
2.3. Fasilitas yang ada
2.4. Transportasi serta harga-harga
2.5. Sikap masyarakat terhadap obyek wisata tersebut
2.6. Upaya pemerintah untuk menjualnya
2.7. Tanggapan wisatawan yang pernah datang
2.8. Mengapa harus memilih obyek wisata tersebut – saingannya
2.9. Kendala yang mungkin dihadapi
2.10. Kegiatan wisata yang menantang lainnya
2.11. Keamanan, industri pendukung
2.12. Jumlah wisatawan yang sudah datang
2.13. Harapan masyarakat/pemerintah terhadap obyek itu
2.14. Masa depan obyek tersebut

2. Cerita orang menarik
Mengangkat orang-orang yang ceritanya menarik, karena punya nilai sejarah dan minat orang masih ada meski dia sudah meninggal dunia. Misa tentang orang pencari keadilan dari desa tapi tak bisa menikmati kemenangannya karena keburu meninggal

3. Karkhas sejarah
Masih menarik minat pembaca masa kini karena fakta yang diungkap tepat waktu, unik, memberi sinar baru bagi kisah populer, menguak kepercayaan, menawarkan spekulasi seputar kata “JIKA….”
Contoh : satu-satunya anak dayak yang berpendidikan tinggi….

4. Dokumen otobiografi
Mengisahkan pengalaman pribadi yang dilihat secara obyektif
Contoh : BJ Habibie yang saya kenal

5. Catatan perjalanan
Laporan perjalanan pribadi seseorang atau orang lain. Bahan yang diangkat adalah tempat-tempat yang menarik atau riwayat orang-orang menarik
Contoh : Semalam di Puncak Gunung Lawu

6. Karkhas Interpretatif – NEWS FEATURES
Menjelaskan tentang latar belakang suatu peristiwa yang masih di bawah permukaan
Contoh : Di balik kerusuhan di Ambon

7. Karkhas Ilmiah populer
Untuk menjembatani hasil temuan ilmuwan dengan masyarakat denga fakta-fakta yang tepat dan bahasa non teknis

8. Karkhas petunjuk praktis
Menyajikan cara-cara praktis dalam mengerjakan atau mempelajari sesuatu
Contoh : Rahasia awet muda titiek puspa, Memilih mainan anak

Saatnya Anda mulai menulis. Namun sebelum menulis ada sedikit panduan agar memudahkan dalam pengumpulan ide. Berikut tahapan dalam memulai membuat sebuah tulisan :

1. Mulailah dengan ide
2.. Kumpulkan data
3. Buat Outline
4. Pilih mana untuk LEAD dan ENDING

Rumusan Outline adalah 5W + 1 H

Misal Gaya Hidup Anak Milenial yang tidak santun

1. Who ==> Anak Milenial
2. What ==> Tidak santun
3. Where ==> sikap kepada orangtua
4. Why ==> Pengaruh internet, tren digital
5. When ==> dalam komunikasi, bersosialisasi
6. How ==> Solusi

(Sumber : Antara)

 

I-TOP MANAGEMENT 

admin

Writer, business person, Developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *