Menjadi Diri Sendiri

Be Yourself
(~Bruce lee~)

Boost Your Potency
(~Anas lee~)

Menjadi diri sendiri artinya memanfaatkan anugerah Allah yang telah menciptakan kita dengan sebaik-baiknya bentuk (At-tiin : 4)

Ini juga berarti kita mensyukuri pemberian Allah atas diri kita kelebihan maupun kekurangan kita ( *Ibrahim : 7)*. Bukan menyesali, menangisi kekurangan diri tapi bagaimana kita bisa menjadikan *kekuatan* kita sebagai keunggulan kita meraih apapun yang kita usahakan seperti :

1. Karir
2. Bisnis
3. Cinta
4. Pengaruh sosial
5. Fisik
6. Emosi dan mental
7. dan lain-lain

Sudahkah kita memaksimalkan potensi pemberian Allah ini ? jika belum atau belum maksimal maka sekarang adalah saatnya untuk Anda mengguncangkan dunia, menjadi diri sendiri

Menjadi diri sendiri juga berarti mengambil tanggungjawab (Responsibility) terhadap apapun yang terjadi pada diri (internal) maupun di luar dirinya (eksternal).

Bertanggungjawab dan memposisikan diri sebagai seorang Problem Solver bukan sebaliknya Victim of Problem.

Apapun fakta nyata dihadapan seperti karir yang mentok, bisnis yang stagnan, rezim pemerintah yang kacau, keluarga tidak harmonis dan sebagainya, kita tampil memberikan solusi sekecil apapun itu. Mengeluh, menyalahkan, mengumpat dan sebagainya adalah sama artinya dengan lari dari tanggungjawab.

Begitu indah terdengar di telinga kita pesan Islam yang mengatakan :

*Jika kita mendapat nikmat maka bersyukurlah jika kita mendapat musibah maka bersabarlah

Bersabar bukan berpangku tangan tanpa berbuat tapi bersabar berusaha berpikir untuk mendapat jalan keluar atas segala permasalahan dan ujian dari Allah. Tidak ada masalah yang tidak terselesaikan pun tidak ada musibah terus menerus pada waktunya nanti cahaya Allah menuntun kita pada solusi dan kebahagiaan.

Dengan keyakinan inilah Sayid Omar Syamsudin (Prince of Hsien Yang) yang hidup di masa Dinasti Yuan (1279-1368M) menciptakan karya seni yang amat fenomenal di kalangan masyarakat Cina dan dijadikan falsafah hidup mereka, menghiasi hampir setiap rumahtangga di Cina. Apakah itu ?

YIN – YANG

karya seni ini diciptakan oleh seorang muslim. Yin-yang adalah sebuah gambar bulatan yang di dalam bulatan itu ada dua ikan, yang sisi satunya putih, sisi satunyalagi hitam. Ini adalah sebuah filosofi Islam bahwa Allah menciptakan segala sesuatu itu berpasang-pasangan. Ada malam ada siang, ada laki-laki ada wanita, ada susah ada senang, ada surga ada neraka dan seterusnya. Ini sebagai sebuah pertanda bagi orang-orang yang berpikir. Jadi orang beriman itu selalu berpikir akan kebesaran Tuhannya, atas segala ke Maha KuasaanNya dan Kasih SayangNya kepada seluruh manusia ciptaanNya.

Sudahkah kita menyiapkan karya besar kita sebagai seorang muslim yang beriman ? sebagai wujud dari kebesaran Islam sebagai rahmatan lil’aalamiin ?

========================================

Hot Event :

Rahasia Penyembuhan Tanpa Obat

Instagram marketing Plan 2018

Digital marketing Workshop 2018

 

 

admin

Writer, business person, Developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *