Menyambut Idul Adha 1439 H

PROFESIONALITAS PENGELOLAAN QURBAN HARI RAYA IDUL ADHA

Tulisan lama namun masih relevan dalam hubungannya dengan peningkatan profesionalitas pengelolaan Hewan Qurban yang harus ditingkatkan dari tahun ke tahun agar menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Menyambut Idul Adha 1439 H

Menyambut Idul Adha 1439 H

Qurban sebagai instrumen  dakwah menjadi salah satu kepentingan kita untuk menngelola qurban secara professional. Saat ini, pengelolaan qurban masih terkesan hanya agenda seremonial. Kalaupun ada lembaga khusus yang menangani qurban, skalanya masih sangat terbatas,, bersifat lokal atau nasional dengan kemampuan menghimpun pequrban dalam jumlah kecil dibandingkan dengan jumlah masyarakat muslim. Menyambut Idul Adha 1439 H

Hal ini disebabkan karena profesionalitas lembaga atau masyarakat pengelola qurban yang masih lemah, di samping jumlahnya juga terbatas. Karena itu hasilnya juga tak cukup signifikan untuk menjadikan qurban sebagai alat propaganda dakwah yang fundamental guna meluaskan syiar Islamiyyah. Menyambut Idul Adha 1439 H

Qurban adalah salah satu bentuk ibadah berdimensi sosial dalam Islam. Di dalamnya tercermin bentuk tanggungjawab sosial masyarakat muslim kepada sesamanya. Dengan ibadah qurban  terjadi pengokohan manusia sebagai makhluk sosial, karena qurban pastilah ditujukan untuk orang lain. Menyambut Idul Adha 1439 H

Qurban melatih kesucian diri, kepekaan dan kepedulian sosial. Maka qurban menjadi sarana efektif untuk membangkitkan solidaritas sosial. Qurban juga bisa menjadi sarana untuk membangun dan mengokohkan persaudaraan antar sesama. Qurban juga bisa berfungsi sebagai salah satu bentuk instrument jaminan sosial dalam Islam. Dan yang paling penting qurban menjadi sarana melatih kedermawanan (Filantropi), sehingga bisa berperan sebagai solusi untuk mengatasi kemiskinan, membangun kesejahteraan.

Qurban identik dengan hewan ternak, apapun jenisnya merupakan asset ekonomi. Sehingga ibadah qurban sejatinya juga merupakan aktivitas ekonomi yang menjadi sumber kesejahteraan masyarakat. Menyambut Idul Adha 1439 H

Aktivitas ekonomi haruslah merupakan proses yang terorganisir. Proses ekonomi juga merupakan proses transaksi. Proses transaksi adalah proses manajemen, proses kompetisi. Ternak sebagai aset ekonomi merupakan salah satu tujuan dan target dari ibadah qurban. Jadi fungsi ekonomi qurban adalah memperkuatt aset ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat. Menyambut Idul Adha 1439 H

Hambatan profesionalitas Qurban

  1. Lemahnya pemahaman masyarakat muslim terhadap Islam termasuk di dalamnya seluk beluk tentang qurban
  2. Kurangnya sosialisasi tenntang qurban kepada masyarakat
  3. Kemiskinan yang mendera masyarakat muslim sehingga tidak mampu berqurban
  4. Kelas menengah atas muslim masih sangat terbatas yang memiliki kesadaran ber Islam, mereka umumnya kaum sekuleris, hedonis dan kurang peduli
  5. Pelaksanaan qurban yang masih tradisional belum terorganisir dengan baik
  6. Lembaga yang menangani khusus qurban masih sangat terbatas, belum professional, belum cukup serius, masih temporer serta belum dikelola secara regular.
  7. SDM pengelolanya bekerja ala kadarnya, bukan SDM pilihan yang professional.
  8. Belum ada lembaga pengelola qurban yang benar-benar dipercaya publik

Solusi

Mari kita sama-sama merubah paradigma bahwa mengelola hewan qurban adalah perlu lembaga yang professional dalam hal penanganannya. Supaya fungsi qurban sebagai alat syiar dakwah yang signifikan mewujud dalam kenyataan di tengah-tengah masyarakat yang masih sangat butuh pengajaran-pengajaran tentang Islam, yang merupakan agama yang dianutnya.

Dukungan kita semua, umat Islam terhadap lembaga-lembaga yang mulai menerapkan dan mempraktekkan profesionalitas kerjanya dalam pengelolaan hewan qurban pada akhirnya nanti benar-benar menjadikan Islam sebagai rahmatan Lil ‘aalamin di muka bumi.

 

 

 

admin

Writer, business person, Developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *