Bertuhan kepada Tuhan Yang Esa

Dalam dialog lintas agama seorang Hindu mengatakan,” Kita tidak membahas tentang Tuhan, karena tidak seorangpun pernah melihat Rama, tidak juga seorang muslim pernah melihat Nabi Muhammad SAW, begitu juga dengan kristen tidak pernah melihat Yesus kristus AS, tetapi kita harus membicarakan tentang nilai-nilai kemanusiaan, kebaikan manusia

Dan dia berkata (orang hindu) mengatakan apa saja adalah Tuhan, kebaikan telah mati dalam segala hal.
Ternyata itu hanya perkataan si orang hindu saja, ini bukan perkataan di dalam kitabnya.
Di dalam Islam tak seorangpun muslim bisa menjadi muslim yang baik kecuali dia manusia yang baik.

Yang paling utama dari kewajiban manusia adalah ia harus berterimakasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah menciptakannya. Jika kamu tidak dapat berterimakasih dan beribadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa Yang telah menciptakanmu, yang ada pada dirimu, kamu membantu tetanggamu pun itu tidak berguna

Kamu harus membantu tetanggamu, tidak menentangnya, tetapi jika kamu tidak menghormati Tuhan yang telah menciptakanmu kamu tidak berterimakasih padaNya, kamu tidak beribadah padaNya, maka semua aktivitasmu menjadi tidak berguna. Itulah alasannya telah disebutkan di dalam Alquran surat An-Nisaa (4) : 48 dan 116

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.”

“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.

Untuk siapa saja yang telah berbuat syirik yaitu menyekutukan Allah maka dia telah tersesat begitu jauh. Dosa terbesar dalam Islam adalah syirik menyekutukan Allah dengan sesuatu

Demikian pula yang telah disebutkan di dalam Alquran surat Al-Maidah (5) : 72

“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang mengatakan bahwa Isa Al-masih putera maryam adalah Allah”.

“Hai bani israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu Sesungguhnya siapa saja yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka pati Allah mengharamkan surga baginya dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.”

Jadi dosa terbesar di dalam Islam adalah Syirik.

Demikian disebutkan di dalam Bibel, di dalam wedha..

Jadi ketika kamu berbicara mengenai kualitas seorang manusia, KUALITAS TERBAIK adalah manusia yang berterima kasih kepada Allah Sang Maha Pencipta.

Dia tidak membutuhkan kamu dan saya, kamu akan bertanya pada saya, mengapa kita harus berterimakasih pada Nya. Orang-orang bertanya pada saya mengapa kamu mengatakan ALLAHU AKBAR? Mengapa kamu harus melakukan sholat untuk Allah?

Saya katakan dalam Islam apakah kamu shalat ataupun tidak itu tidak membuat berbeda untuk Allah SWT. Ketika aku mengucapkan ALLAHU AKBAR, Allah Maha Besar Dia selalu Maha Besar. Sebab saya katakan “ALLAHU AKBAR” kamu ingin menjadi lebih besar mengapa kami ucapkan ?Apakah kamu tahu mengapa kami mengucapkan ?

Ketika saya memuji siapapun saya lihat kecenderungan manusia adalah akan mencoba dan mengikuti perintahnya

Sebagai contoh,jika ibumu terkena serangan jantung dan dengan cepat orang awam itu datang dan berkata padamu aku pikir begini dan begitu, apakah kamu akan mengikuti ???

Di sisi lain kamu mengetahui ada seseorang yang telah terkenal dan spesialis di mata dunia, dia memberikan sebuah rekomendasi padamu, akankah kamu mengikutinya atau mengikuti Firman Tuhan ? naturalnya kamu akan mengikuti rekomendasi terbaik dari orang yang spesialis di mata dunia ini. Dia begitu terkenal, saat ini dia begitu terkenal maka kamu akan mengikuti rekomendasinya jika ibumu terkena serangan jantung.

Jadi alasannya kami memuji Allah bukan untuk membuatNya menjadi lebih besar saat kami memujiNya. Ketika kami memuji Allah, perintah-perintah apapun yang Ia berikan di dalam Alquran maka kami akan mengikutinya.

Jadi hal pertama yang harus didahulukan adalah Tuhan kita Yang Maha Kuasa dan kemudian apa saja yang Dia katakan kita harus mengikutinya.

Arti dari muslim adalah seseorang yang berserah diri kepada Allah. Muslim bukan hanya karena nama Zakir, Abdullah, Muhammad, Sultan dll tetapi muslim adalah seseorang yang berserah diri kepada Allah

Baik bersifat subyektif, apa yang kamu katakan baik mungkin saya katakan itu tidak baik. Siapakah yang bisa berkata mana yang baik mana yang buruk ?

Yang terbaik untuk mengatakan mana yang baik dan mana yang buruk adalah pencipta dari manusia itu sendiri yaitu Allah SWT Kecuali jika kamu datang untuk tidak mengetahui siapa sebenarnya Allah SWT

Apa yang telah saya sifatkan kamu hanya menyembah kepadaNya saja dan harus memiliki kemauan untuk menyembahNya.

Semua yang kamu lakukan untuk kemanusiaan tidak berguna. Kriteria nomor 1 adalah berterimakasih kepada Tuhan kita Yang Maha Kuasa. Itulah KUALITAS TERBAIK dari manusia dan apa yang baik dan apa yang buruk untuk kita itu pendapat yang berbeda, bahkan dokterpun memiliki kegagalan, dokter terbaik adalah yang telah menciptakan kita yaitu Tuhan kita Yang Maha Kuasa

Dia memberitahumu alkohol itu dilarang, di dalam Weda, Bibel, Alquran, jangan konsumsi itu…
Dia katakan babi itu dilarang di dalam kitab Hindu, Bibel dan Alquran, jangan konsumsi
Judi itu dilarang, jauhi. Apa yang baik dan apa yang buruk bagaimana kau bisa mengetahuinya, itu subyektif

Mereka mengajukan pertanyaan bagaimana bisa orang-orang yang baik masuk ke dalam neraka ? itulah pertanyaannya
Maka tanyalah, apakah baik itu ? dibandingkan dengan hal apa manusia itu baik ?
Baik, saling mencintai, tidak ada masalah laki-laki dan wanita bercampur baur, pronografi tidak masalah, apa saja adalah baik

Jadi inilah yang kau katakan mengenai baik itu, pembauran tidak masalah, homoseksual, apa saja adalah baik
Sehingga orang-orang yang baik seperti itu seharusnya pergi ke neraka, jadi pertama-tama yang harus kamu sadari adalah apa definisi dari baik itu …….
Jadi orang-orang baik jangan masuk neraka ? itu adalah kriteria kebaikan menurutmu, mereka masuk ke dalam neraka

Di dalam agama tidak ada orang yang baik yang akan masuk ke dalam neraka, siapakah orang yang baik itu ?

Pertama, orang itu harus menyadari siapa yang menciptakannya, menghormatinya, menyembah kepadaNya dan mengikuti perintahNya

Itulah alasannya dalam lintas agama titik yang perlu diperhatikan adalah mendahulukan Tuhan kita, dan untuk menyembahNya tidak ada yang lain, lalu nabiNya dan setelah itu hal lainnya

admin

Writer, business person, Developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *