kaidah Grounded Business Technique

Kaidah Grounded Business Technique By Coach Fahmi yang telah banyak menginspirasi para pebisnis adalah Kaidah  Tirany of OR VS Genius of AND

Guru Saya Coach Fahmi selalu mengulang-ngulang kaidah Grounded ini setiap pertemuan.

“Grounded berarti tidak terjebak dalam ATAU tapi DAN

Didalam bisnis kita sering terjebak dengan si “atau”.

Misal di bisnis restoran, ramai tapi kotor atau sepi tapi bersih.

Akhirnya kita dipaksa memilih ramai ATAU sepi. Kita dipaksa memilih kotor ATAU bersih. Dan kedua pilihan itupun sulit. Seakan seperti tirani yang menekan fikiran kita. Karena memilih ramai akhirnya harus kotor, sedangkan memilih bersih akhirnya harus sepi.

Padahal, kaidah Grounded Business Technique memancang semangat GENIUS OF AND.

Bersih DAN ramai.
Pengunjung banyak DAN terlayani.
Pesanan banyak DAN tertib.

Dalam menyelenggarakan event, fikiran kita terkadang terjebak tirani, jika eventnya massal, berarti harus murah. Jika pesertanya 12.500, berarti harus 200ribuan.

Akhirnya EO terjebak pada pilihan sulit : banyak tapi murah, atau mahal tapi sedikit.

Kaidah Grounded melawan itu : mahal DAN banyak. Bisa jual mahal, untuk kapasitas peserta yang banyak.

Pada proses produksi, tirani atau menjebak kita, proses murah tapi jelek, atau mahal tapi bagus. Akhirnya kita selalu berlindung dibalik mantra “ada harga ada rupa”.

Padahal yang benar adalah, proses murah dan bagus. Sangat-sangat bisa terjadi, hanya fikiran kita saja yang takut memikirkannya.

Sebagai pebisnis, hari ini fikiran kita terjebak dalam pilihan-pilihan yang sebenarnya kita buat sendiri. Kita membangun imajinasi yang salah.

Ramai tapi harus kotor. Siapa yang mengharuskan? Mengapa kita tidak menantang diri kita… ramai dan bersih…

Saat diri tidak pernah menantang fikiran, maka tidak akan ada inovasi, tidak akan ada kreatifitas, tidak akan ada usaha untuk belajar dan riset mendalam. Yang ada hanyalah menyerah pada pilihan sesat yang ada.

***

Hampir 1000 orang menjadi saksi mata dalam syukuran produksi film Cinta Dua Kodi di Djakarta Theatre XXI. Saya sebagai produser menantang diri dan tim : “bagaimana membangun syukuran produksi film yang mewah DAN murah”

Mengadakan syukuran potong tumpeng di venue seharga 500 juta per hari memang gila. Tapi menantang fikiran, menbuat kami menemukan jalan. Kami menempuh GENIUS OF AND.

Itulah kaidah GROUNDED.

Itulah ajaran Grounded Business Coaching yang sangat-sangat bisa dipraktekan.

Itulah kaidah yang berhasil ditransfer energinya oleh Coach Fahmi kedalam kepala kami anak didiknya.

Sekarang Saya serahkan kepada Anda, apakah mau ditekan si “atau” atau menjadi jenius bersama si “dan”

 

Rendy Saputra (Pebisnis, Guru Bisnis)

admin

Writer, business person, Developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *