Tentang Condotel Dekalimasada

Posted on

Condotel Syari’ah De Kalimasada Wonosobo merupakan satu Hotel Bintang 3 dengan konsep Syar’i yang memadukan keindahan alam Dieng Plateau dengan langsung menghadap view gunung Sindoro, pemandian air panas bumi Kalianget yang akan dialirkan untuk pemandian private di beberapa kelas room, dengan ditangani oleh management Hotel yang profesional dan Islami akan membuat diferensiasi dibandingkan Hotel yang lain.

Hotel ini terletak di Jalan Lingkar Utara km.05 Andongsili Wonosobo Jawa Tengah yang merupakan jalan tembus dari arah Jogjakarta, Magelang, Temanggung menuju ke arah kawasan wisata Dieng Plateau yang mana akan menjadi akses wisatawan lokal ataupun mancanegara yang akan berwisata ke Dieng.

Udara yang bersih dan sejuk serta air jernih yang mengalir sepanjang waktu serta hijaunya alam dan tidak terdapat polusi membuat Hotel ini menjadi satu tempat yang sangat nyaman untuk singgah maupun tinggal dalam waktu yang lama (long stay).

Building

Memiliki 7 (tujuh) Lantai fungsional dengan luas bangunan total +/- 5250m2, memiliki kapasitas 136 room keys, terdiri dari :
1. Adn room (luas 19m2) available 108 unit room.
2. Na’im room (luas 24m2) available 24 unit room.
3. Firdaus room (2 bed room luas 48m2) available 4 unit room.
Landscape view dari kamar, Restaurant dan sky dinning langsung menghadap pemandangan yang indah gunung Sindoro dan samping Hotel view Villa Oemahnduwur dan juga Wonosobo International Boarding school.
Hotel Facility.

1. Restaurant di lantai 1 dengan kapasitas 120 pax
2. Meeting room di lantai 1 dengan kapasitas 110 pax
3. Mushola di lantai 1 dengan kapasitas 30 pax, Masjid di samping Hotel menjadi satu dengan Oemahnduwur yang di kelola satu managemant
4. Sky dinning and lounge di lantai 4 dengan view gunung Sindoro ada indoor dan open site area
5. Fitness center di lantai 1 indoor
6. Swimming poll terpisah untuk ikhwan dan akhwat
7. Garden yang menjadi satu dengan swimming poll dan parking
8. Parking untuk kapasitas 20 mobil dan 4 bus

Analisa Objek

Untuk memberikan gambaran tentang obyek, analisa potensi berdasarkan analysis SWOT yang dapat dirangkum adalah sebagai berikut:

Kompetitor

1. Hotel Kresna, hotel bintang 4 yang berada di Jalan Pasukan Ronggolawe no. 30 Wonosobo, Indonesia 56311 (price room average Rp.679.000/night)
2. Hotel Surya Asia, hotel bintang 2 yang berada di jalan A. Yani no.137 Wonosobo, Indonesia 56311 (price room average Rp.456.000/night)
3. Hotel Kings Dieng, tidak termasuk kategori hotel bintang yang berada di Jalan raya Dieng km.24 no.08 Patakbanteng Kejajar, wonosobo, Indonesia 56354 (price room average Rp.339.000/night)

Operator

Condotel Syari’ah De Kalimasada akan dioperasikan langsung oleh Kalimasada Hotel and Mangement yang sudah experienced International Hotel (mostly ex Carnival Cruise Lines USA, NCL dan Holland America Line) dan juga mengoperasikan beberapa Hotel, Villa dan Homestay dengan konsep Syar’i

3. Peluang
Setelah melakukan study dan survey langsung selama 2 tahun di daerah Dieng banyak rumah rumah pribadi penduduk tanpa fasilitas apapun mereka sewakan perkamar dengan harga Rp.200.000 – Rp.250.000
Sementara Villa Oemah nduwur sendiri yang mana berada persis disamping lokasi mereka sewakan kamar flat tanpa fasilitas Rp.300.000/night dan Villa mereka kapasitas 5 kamar tidur mereka sewakan dengan harga Rp.2.500.000 per night dan itu juga harus booking jauh jauh hari sebelumnya, datang langsung bisa dipastikan tidak dapat kamar.
Dengan fenomena itu semakin yakin dan mantaplah saya melihat peluang yang sangat bagus untuk mengembangankan Bisnis Hotel yang dikelola secara profesional, mempunyai ciri khas yang berbeda, good quality of product and service yang akan menjadikan customer having quality time during stay in the Hotel dan menjadikannya memorable experience yang akan membawa mereka kembali lagi ke hotel yang sama dan merekomendasikan kepada teman dan relasi sehingga target market akan tercapai sesuai dengan rencana.

1. Kelebihan
View alami, udara yang sejuk dan segar tanpa polusi serta air jernih dan air panas alam yang hanya terdapat di kawasan kalianget menjadi exciting spot dan daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun manca negara.
Konsep Hotel Syar’i yang pertama di wonosobo Dieng yang dioperasikan oleh management yang qualified di bidangnya.
Akan menjadi leader market yang mana masih belum banyak hotel dengan fasilitas satara sedangkan menurut data statistik wonosobo dieng sangat kekurangan hotel dengan fasilitas yang standart.
2. Kekurangan
Faktor kekurangan dari aspek lokasi tidak muncul secara signifikan, perlu dicermati bahwa samping kiri dan belakang sudah berbatasan langsung dengan Villa Oemah nduwur dan samping kanan berbatasan dengan Wonosobo International Boarding school jadi perluasan usaha sangat dimungkinkan mengembangkan area tanah di depan atau seberang jalan Hotel.

4. Tantangan
Isu tentang over-capacity atas ketersediaan kamar hotel pada periode unpeak diluar masa masa liburan periodik dan insidentil telah bergulir, hal ini harus diingat bahwa hotel merupakan bagian dari “kemasan” bisnis yang tidak boleh dalam keadaan statis dan tanpa perubahan, sehingga pihak investor dan management harus selalu dinamis dan berupaya keras agar bisnis yang dikelolanya harus benar benar bergerak maju, memiliki keuntungan dari sisi bisnis, operasional yang berkelanjutan, tanpa meninggalkan kaidah terhadap kualitas pelayanan dan jasa, menghindari terjadinya sisi negatif “perang tarif” dan tetap memiliki kontribusi positif terhadap masyarakat dan lingkungannya sebagai bagian dari corporate social responsibility.

Pengembangan bisnis harus direncanakan dengan lebih detail dan fokus mengingat trend perkembangan yang sulit ditebak atas timbulnya faktor – faktor eksplisit, kecenderungan diluar kebiasaan, dan permasalahan serta kedatangan kompetitor baru yang akan selalu bermunculan dengan strategi yang berbeda.

Setiap tantangan tersebut dapat dijawab dengan menjadikan setiap permasalahan menjadi material case study yang diproses dan diolah dengan lebih baik, sehingga akan menghasilkan produk atau kwalitas jasa yang lebih baik pula dari waktu ke waktu, bergerak maju secara dinamis dengan men-develop banyak hal yang belum tersentuh dan hal tersebut nantinya menjadi titik perbedaan sebagai added-value dari sistem dan management yang dijalankan.

8 Point Penting Mengapa kami Pilih Wonosobo 

1. Masih belum ada Hotel bintang 3 dengan fasilitas sebagaimana akan kita bangun untuk Kabupaten Wonosobo jadi insya Allah akan menjadi market leader
2. Masih kurangnya akomodasi penginapan di Wonosobo yang save, bersih dan terjangkau serta comfortable
3. Satu satunya Hotel dengan konsep Syariah yang akan menjadi “Halal Tourism Destination” yang di berkorporasi dengan Hotel Hotel Syariah di kota lain sehingga segmen marketnya semakin luas.
4. Bekerjasama dengan beberapa travel agent untuk menjaga occupancy tetap bagus, diantaranya Corin Tour and Travel di Jogjakarta
5. Indahnya alam wonosobo dengan View depan langsung ke Gunung Sindoro dan bersihnya udara yang bebas polusi akan menjadi tujuan wisata dan comfortable place to stay.
6. Rencana pengembangan Hotel akan kepada Resort dan Wisata Agricultural yang mana wonosobo adalah penghasil sayur sayuran dan buah buahan yang potensial dikarenakan kesuburan tanahnya
7. Lokasi di samping persis Villa Oemah nduwur yang sudah terkenal dan lama eksis sebagai Villa eksotis di wonosobo serta lokasi dekat dengan UNSIQ 2 yaitu Kampus Universitas Sains AL Qur’an kampus 2
8. Terletak di Jalur Lingkar Utara yang mana merupakan jalur alternative ke Dieng tanpa melewati tengah Kota Wonosobo.

Secara hukum agraria, kepemilikan condotel dinamakan SHMSRS (Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun) dimana tanah, fasilitas umum, fasilitas sosial yg berada di condotel menjadi hak milik bersama-sama. Dan setiap room menjadi hak milik pribadi setiap investor.

Istilah SHMSRS juga populer dengan Strata Title

Condotel dibangun untuk tujuan menunjang bisnis sewa properti yang dikelola secara profesional oleh Manajemen Hotel.

Bisnis sewa properti?

Iya, sama seperti kita menyewakan rumah untuk dikontrakkan, kos-kosan, ruko dan lain sebagainya.

Inti bisnisnya sama, bisnis sewa properti. Dimana unit properti yang dibangun dapat memberikan passive income secara rutin kepada pemiliknya

Meskipun demikian, ada perbedaan yang cukup besar antara bisnis condotel dengan bisnis sewa properti lainnya.

Apa bedanya?

Nanti kita ulik bersama-sama Gathering Investor / Marketing CSDK dalam waktu dekat ini

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.