Bitcoin yang perlu Anda Ketahui

Bitcoin disebut sebagai The Mother of All Coins (Ibu Segala Coin). Karena semenjak adanya Bitcoin maka muncullah coin-coin lainnya yang jumlahnya ribuan. Coin-coin selain Bitcoin yang jumlahnya ribuan itu disebut Altcoin atau coin alternatif dari Bitcoin.

Nah setelah Bitcoin banyak yang memakai, salah seorang yang ikut mengembangkan Bitcoin dari awal, namanya Vitalik Buterin menemukan masalah pada Bitcoin. Pada teknologi Blockchain, seluruh transaksi dari awal sampai sekarang itu tercatat dan kemudian tersimpan dalam block-block. Ketika transaksinya jumlahnya sudah sangat besar, maka databasenya juga jadi sangat besar. Akibatnya verifikasinya butuh waktu lama. Itu satu.

Yang satu lagi adalah teknologi Blockchain yang dikembangkan Bitcoin hanya ada untuk transaksi saja. Dan transaksi pada saat itu saja. Tidak bisa dischedule kan. Nah, Vitalik Buterin ini kemudian membuat dan mengembangkan coin baru yang bernama Ethereum. Masih tetap menggunakan teknologi Blockchain, tapi Vitalik Buterin menambahkan fitur yang dikenal dengan nama Smart Contract.

Dengan adanya Smart Contract ini, maka sebuah transaksi itu bisa diskedulkan. Bisa buat hadiah ulang tahun. Bisa buat warisan. Misalnya:

Katakan saat ini saya punya 10.000 Ethereum. Dan harganya saat tulisan ini dibuat adalah Rp 11.600.000.  Maka saya bisa set transaksi bahwa pada tanggal 13 September, 2026, pukul 9 malam lewat 10 menit 25 detik, saat anak saya Almayra berusia 25 tahun, saya mengirim 1.000 Ethereum ke e-Wallet Ethereum milik anak saya Almayra. Begitu transaksi itu sudah terverifikasi, masuk ke block dan sudah terkunci, maka tidak ada seorangpun yang bisa mengubahnya. Transaksi itu tidak bisa dihacked. Tidak bisa dihapus. Tidak bisa diganti.  Dan tepat pada hari, tanggal, jam, menit dan detiknya, transaksi itu akan tereksekusi. Baik saya masih hidup atau pun saya sudah tiada.

Hal di atas itu tidak bisa dilakukan oleh teknologi Blockchain Bitcoin. Nah, teknologi Blockchain Ethereum yang dikembangkan oleh Vitalik Buterin ini juga memberi fasilitas bagi orang-orang yang ingin membuat coin sendiri, tanpa perlu berinvestasi terlalu besar.  Tinggal pakai saja platform Teknologi Blockchain Ethereum, maka kita bisa bikin coin sendiri. Vitalik Buterin menyebut Ethereum sebagai “The World’s Computer”.

Artinya orang bisa bikin banyak hal dengan memakai teknologi Blockchain Ethereum ini. Bisa bikin website, aplikasi, coin, Surat Perjanjian Kerjasama, Warisan, dan banyak lagi. Teknologi Blockchain Ethereum ini kemudian menginspirasi banyak orang. Sehingga sekarang ini ada ratusan coin yang dibuat berdasarkan teknologi Blockchain Ethereum ini.  Termasuk Bali Coin. Salah satunya. Dan coin-coin ini banyak yang sangat kreatif. Serta dari berbagai bidang.  Dari bidang Kesehatan, Energy, sampai Pariwisata, seperti Bali Coin. Dua berita di atas itu 👆adalah bagian dari Brand Building Bali Coin.  Adanya di bagian Public Relations.

Di zaman NOW, membangun sebuah Brand itu prinsipnya sama dengan di zaman OLD: PERLU INTEGRASI. Dulu integrasinya offline-offline. Sekarang offline-online. Simpel.

Lanjutkan ke informasi tentang Bali Coin

admin

Writer, business person, Developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *