Belajar dari Brand Besar

Banyak brand-brand besar dunia yang patut kita mnegambil pelajaran darinya untuk kemajuan dan pengembangan perusahaan atau organisasi kita ke depan. Salah satu Brand yang menjadi topik belajar kita kali ini adalah Oreo

Apa yang dilakukan Oreo sehingga kita perlu mengambil pelajaran darinya ? Ini di antaranya :

– Totalitas ber-Social Media untuk membangun BRANDnya
– dan tetap terhubung dengan Konsumennya (Stay Engaged With Customer)
– Sangat memperhatikan topik-topik trending (awareness in Trending Topic)
– Yang kemudian diterjemahkan dengan apik melalui status-statusnya yang kreatif dan relevan (Relevant Creative Status)

Bagaimana Oreo mampu membuat 4 point yang membuatnya menjadi Brand terkemuka dan dekat dengan konsumennya ? Ada 4 konsultan Brand di belakangnya. Oreo rela merogoh koceknya untuk membangun Brandnya dan menjadi semakin dekat dengan konsumennya.

Mungkin kita berpikir : Itu kan Oreo yang sudah memiliki nama besar dan uang banyak, wajar. Ya benar, itu realitanya hari ini. Tapi apakah kita tahu sekian tahun lalu sebelum Oreo menjelma menjadi seperti sekarang ini ?

Kuncinya adalah Stay Hungry and Stay Foolish, belajar terus don’t stop to learn. Konsisten dan terus lakukan pengulangan-pengulangan

Ketika kita masih dalam kondisi kecil dan sedikit uang, maka jadilah Konsultan bagi perusahaan kita/organisasi kita bernaung. Bukan sekedar menjalankan kewajiban semata tapi bagaimana berpikir bahwa kita bertanggungjawab terhadap BRAND dan ENGAGEMENT nya Target market terhadap perusahaan/organisasi kita.

Jangan pernah terpengaruh dengan kehebatan Jetli yang selalu saja berhasil mengalahkan musuhnya seorang diri atau kehebatan Jacky Chen yang mampu mengalahkan musuh-musuhnya dengan jenaka meski dekat diujung kematiannya, sewaktu-waktu musuhnya akan mampu membunuhnya. Kehebatan Oreo dibangun di atas kerjasama tim yang kokoh, tim berjalan dalam lantunin melodi yang ritmik nan syahdu dalam tangga nada-tangga nada yang beraturan, yang mampu memainkan temponya kadang alegro, kadang allegreto namun moderato jika memang diperlukan.

Siapkah kita menjadi konsultan bagi perusahaan/organisasi kita berada ? jika kita menjawab siap maka kuncinya adalah Keep Learning, Be consistent and persistent to your destination.

Selamat sore, Semoga hidup kita Penuh Barakah Allah

Tim I-TOP (Indonesia Tranceformation of Psychocreativity)

Ikuti Event <<P-NLP Practitioner Certification Program>> yang diadakan oleh I-TOP Management

admin

Writer, business person, Developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *